Artikel

Logo Gerakan Koperasi Kembali ke Lambang Pohon Beringin

Lambang/logo gerakan koperasi Indonesia kembali pada keputusan Kongres Koperasi Indonesia Pertama di Tasikmalaya pada tahun 1947. Hal itu sesuai Surat Keputusan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nomor: SKEP/03/DEKOPIN-E/I/2015 tentang Perubahan Lambang/Logo Gerakan Koperasi Indonesia dan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 01/Per/M.KUKM/II/2015 tentang Perubahan Lambang/Logo Gerakan Koperasi Indonesia.

Download Surat Keputusan Dewan Koperasi Indonesia Nomor: SKEP/03/DEKOPIN-E/I/2015 tentang Perubahan Lambang/Logo Gerakan Koperasi Indonesia (klik di sini)

Download Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 01/Per/M.KUKM/II/2015 tentang Perubahan Lambang/Logo Gerakan Koperasi Indonesia (klik di sini)

Dengan adanya SK Dekopin dan Permenkop dan UKM RI ini, maka lambang/logo gerakan koperasi Indonesia kembali kepada lambang lama pohon beringin serta mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi Permenkop dan UKM RI Nomor: 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tentang Penggunaan Lambang Koperasi Indonesia (lambang baru teratai). Sejak Permenkop dan UKM RI tersebut diberlakukan, maka seluruh gerakan koperasi harus kembali kepada lambang yang lama pohon beringin.

Awal mulanya dalam sebuah event bertajuk “International Year of Cooperatives” Indonesia di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 23 – 25 Mei 2012, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah meluncurkan lambang baru Koperasi Indoneisa. Pergantian lambang pada koperasi ini diharapkan dapat membawa suasana baru sehingga lembaga ini mengalami kemajuan dan perkembangan sebagaimana diucapkan oleh Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, Syarief Hasan. Perubahan logo Koperasi Indoneisa itu berdasarkan Surat Keputusan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nomor SKEP/14/Dekopin-A/III/2012 tanggal 30 Maret 2012 tentang Perubahan Logo Koperasi Indonesia dan peraturan menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Nomor 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tanggal 17 April 2012 tentang Penggunaan Lambang Koperasi Indonesia.

Namun setelah dibatalkannya Undang-undang Koperasi No.17 Tahun 2012 oleh Mahkamah Konstitusi atas tuntutan dari banyak gerakan koperasi yang ada, maka logo baru bertema bunga teratai tersebut dianggap sudah tidak relevan lagi untuk digunakan dalam operasional gerakan koperasi karena sudah tidak sesuai dengan jatidiri koperasi Indonesia. Adapun logo lama koperasi yang bertemakan pohon beringin dinggap mempunyai nilai historis, ideologi dan filosofis yang lebih sesuai dengan jiwa koperasi Indonesia.

Rantai di sebelah kiri melambangkan persatuan, persahabatan dan ikatan kekeluargaan yang kokoh. Seluruh anggota Koperasi adalah pemilik Koperasi maka semua anggota menjadi bersahabat, bersatu dalam kekeluargaan serta terikat dalam hokum yang dirancang sebagai Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Koperasi. Kesepakatan bersama dalam mentaati baik Anggaran Dasar maupun Rumah Tangga akan membuat Padi Kapas mudah diperoleh.

Padi dan Kapas di sebelah kanan menggambarkan kemakmuran yang diusahakan oleh Koperasi untuk tiap anggota Koperasi secara khusus dan rakyat pada umumnya. Kapas sendiri merupakan bahan dasar pembuat pakaian (sandang) dan Padi sebagai makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia (pangan). Umumnya ketika sandang dan pangan terpenuhi maka dapat disebut makmur sejahtera.

Roda bergigi bermakna usaha terus menerus. Upaya yang dilakukan secara berkesinambungan akan membuahkan hasil maksimal. Hanya pekerja keras yang mampu menjadi calon anggota setelah memenuhi beberapa persyaratannya.

Timbangan berarti keadilan social sebagai salah satu landasan dasar koperasi. Ini berarti seluruh anggota koperasi harus berlaku adil antara satu dengan lainnya, seimbang antara hak dan kewajiban. Timbangan juga umumnya menjadi simbol hukum.

Bintang di dalam perisai disini berarti Pancasila, landasan ideal koperasi. Hakikatnya seluruh anggota Koperasi memiliki kewajiban mengindahkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Pohon beringin berarti simbol kehidupan yang menaungi seluruh anggota dibawahnya. Koperasi sebagai badan usaha diharapkan mampu menghidupi dan mensejahterakan seluruh anggotanya.

Tulisan Koperasi Indonesia menunjukan jati diri Koperasi sebagai milik bangsa Indonesia. Seluruh sistem pengelolaan dan tata usaha dilakukan berdasarkan nilai-nilai kebangsaan dan tidak menganut tata kelola asing. Adapun Warna merah putih pada latar belakang menggambarkan sifat nasional bangsa Indonesia.

DOWNLOAD LOGO / LAMBANG GERAKAN KOPERASI POHON BERINGIN HIGH RESOLUTION

[dari berbagai sumber]