Artikel

Penerapan Saldo Minimum Pada Koperasi

Seperti diketahui bahwa perhitungan bunga pada Simpanan baik dalam koperasi atau Bank terdapat 3 system yaitu.

  1. Bunga harian
  2. Bungan Rata rata
  3. Saldo Minimum.

Dari tiga bentuk saldo di atas , koperasi yang menjalankan usaha simpanan (selain pinjaman) dengan maksimal akan sering menggunakan metode bunga dari saldo minimum.

Pemilihan metode ini ada beberapa alasan yaitu:

  1. menguntungkan koperasi karena biaya bunga yang di keluarkan tidak begitu besar
  2. jika jumlah nasabah mencapai ribuan, dengan transaksi setoran atau penarikan sering hanya dibawah Rp 10.000,- , memudahkan untuk menghitungnya secara manual ( dibanding 2 metode lainnya)
  3. mudah menerangkan nya kepada nasabah. (terutama di pedesaan)

Akan tetapi kadang masih terdapat kerancuan dalam mengartikan ketetapan dari saldo minimum:

“Bunga dihitung dari saldo ter rendah selama satu bulan”

satu bulan yang di maksud bisa di artikan saldo yang mengendap di koperasi selama:

  1. saldo mulai tanggal 01 pagi hari (artinya saldo terakhir per 31 malam) sampai dengan tanggal 31malam hari (atau penarikan baru boleh tanggal 01 pagi hari)
  2. menabung mulai tanggal 01 (boleh sore hari) dan diambil tanggal 31 (boleh pagi hari)

karena ada kerancuan pengartian seperti itu , dimana tidak ada panduan mana yang paling benar, maka system armadillo di buat untuk bisa mengatasi dualisme perbedaan penafsiran tersebut, dimana pemakai bisa menerapkan system yang pertama atau system yang kedua